Setup Nanas Kemasan a la Siwarak
Rasanya menyenangkan ketika kenalan lama tetiba teringat bahwa saya sangat suka icip-icip. Apalagi menu rumahan.
Tetiba, pesan baru masuk di ponsel saya. Nomor asing. 0878-3700-0869. Isinya yang menanyakan pendapat setelah mencicipi setup nanas meyakinkan saya siapa pengirimnya. Dan benar, setelah dikonfirmasi memang ini nomor Mas Tompelz yang juga sekaligus bisa untuk pemesanan produk asli Siwarak ini.
Siang itu, saya bertemu salah seorang pegiat pokdarwis di Goa Lawa, Desa Siwarak, Kecamatan Karangreja. Awalnya hanya menitipkan kendaraan saja, tak disangka pulangnya saya diberi oleh-oleh.
Mas Tompel, begitu ia biasa dikenal membawakan saya sejumlah nanas dan setup nanas kemasan. Khusus yang terakhir, ia bilang, akan menjadi produk oleh-oleh khas baru.
Setup nanas, bukanlah hal baru di keluarga saya. Sejak kecil saya akrab dengan paduan wangi segar air nanas, kayu manis, pandan dan sedikit cengkih. Baik ibu ataupun uyut saya suka membuatnya di sore hari.
Wangi rempah dan buah ini memang terasa magis di kala sore. Masalahnya, saat ini sudah sangat sulit mendambakan menu ini benar-benar hadir di rumah.
Jadi, rasanya senang bisa mendapatkan setup nanas versi kemasan seperti ini. Terlepas dari citarasanya yang berbeda. Ini hanya masalah selera saja.
Menariknya oleh-oleh ini adalah bahwa nanas sebagai hasil unggulan Desa Siwarak justru hanya terbiasa mengonsumsinya sebagai buah saja. Paling banter diolah menjadi dodol.
Namun setelah gencar menjadi desa wisata, varian menu olahan nanas pun dilombakan sehingga muncul beberapa pilihan baru seperti nata de coco, sambal, saus hingga setup nanas.
Tetiba, pesan baru masuk di ponsel saya. Nomor asing. 0878-3700-0869. Isinya yang menanyakan pendapat setelah mencicipi setup nanas meyakinkan saya siapa pengirimnya. Dan benar, setelah dikonfirmasi memang ini nomor Mas Tompelz yang juga sekaligus bisa untuk pemesanan produk asli Siwarak ini.
Oh iya terkait pendapat saya, setup nanas kemasan ini memang tidak dalam kondisi kebul-kebul. Namun aromanya tetap menghangatkan seperti suasana kebersamaan di dalam rumah.
- Anita Wiryo Rahardjo
Pertama terbit: 27 April 2018
Penyuntingan terakhir: 2025
Catatan: beberapa bagian tulisan diperbarui dan disunting kembali.

Komentar
Posting Komentar