Suatu siang di tanah para leluhurmu. Purworejo. Setelah menyelesaikan satu urusan pekerjaan, maka mengisi perut adalah pilihan. Pilihan pun jatuh pada Es Dawet Ireng dan Kue Lompong. • oleh : Anita Wiryo Rahardjo • Tanah Bagelen ini tak hanya menyimpan kisah sejarah yang kaya sejak era kerajaan lampau. Namun juga memiliki kuliner khas yang telah bertahan hingga 4 generasi. Kue Lompong "KING" Kutoarjo. Di Purworejo, kue lompong ini merupakan sesuatu yang khas. Meski demikian tidak banyak yang memproduksinya. Kue Lompong, sesuai namanya dibuat dari sari batang lompong atawa talas. Dengan campuran tepung ketan, air merang yang memberikan efek hitam serta isian berupa kacang tanah menjadikannya terasa begitu legit. Bahkan tenggorokan saya yang terkadang sensitif dengan talas, kali ini tak rewel sedikitpun. Yang unik lagi adalah pembungkusnya yang berupa klaras atau daun pisang kering. Waaahh... benar-benar berasa jadoel. Di Jl. Diponegoro no. 159 Kutoar...
"Serupa Diary"